Angka jaringan 34 provinsi yang bisa diunduh bebas, ringkasan dasar hukum, serta template dokumen siap pakai untuk pengurus koperasi desa.
Tabel ini memuat jumlah koperasi, jumlah anggota, dan dana desa pada setiap provinsi. Silakan diunduh dan digunakan untuk riset, perencanaan program, maupun pemberitaan.
Bersumber dari basis data koperasi desa Kopdes Merah Putih dan diperbarui berkala.
| Provinsi | Ibu Kota | Wilayah | Koperasi | Anggota | Dana Desa (M) |
|---|---|---|---|---|---|
| Aceh | Banda Aceh | Sumatera | 820 | 145.000 | 31 |
| Bali | Denpasar | Bali & Nusra | 560 | 102.000 | 38 |
| Banten | Serang | Jawa | 1.120 | 198.000 | 44 |
| Bengkulu | Bengkulu | Sumatera | 410 | 72.000 | 16 |
| DI Yogyakarta | Yogyakarta | Jawa | 680 | 124.000 | 29 |
| DKI Jakarta | Jakarta | Jawa | 210 | 89.000 | 64 |
| Gorontalo | Gorontalo | Sulawesi | 260 | 44.000 | 9 |
| Jambi | Jambi | Sumatera | 540 | 96.000 | 22 |
| Jawa Barat | Bandung | Jawa | 2.980 | 520.000 | 98 |
| Jawa Tengah | Semarang | Jawa | 2.640 | 470.000 | 87 |
| Jawa Timur | Surabaya | Jawa | 3.120 | 560.000 | 112 |
| Kalimantan Barat | Pontianak | Kalimantan | 640 | 108.000 | 24 |
| Kalimantan Selatan | Banjarmasin | Kalimantan | 590 | 94.000 | 23 |
| Kalimantan Tengah | Palangka Raya | Kalimantan | 510 | 86.000 | 20 |
| Kalimantan Timur | Samarinda | Kalimantan | 680 | 122.000 | 46 |
| Kalimantan Utara | Tanjung Selor | Kalimantan | 240 | 41.000 | 14 |
| Kepulauan Bangka Belitung | Pangkal Pinang | Sumatera | 320 | 54.000 | 12 |
| Kepulauan Riau | Tanjung Pinang | Sumatera | 290 | 48.000 | 18 |
| Lampung | Bandar Lampung | Sumatera | 870 | 158.000 | 33 |
| Maluku | Ambon | Maluku & Papua | 340 | 58.000 | 13 |
| Maluku Utara | Sofifi | Maluku & Papua | 280 | 47.000 | 16 |
| Nusa Tenggara Barat | Mataram | Bali & Nusra | 610 | 98.000 | 21 |
| Nusa Tenggara Timur | Kupang | Bali & Nusra | 720 | 116.000 | 19 |
| Papua | Jayapura | Maluku & Papua | 310 | 52.000 | 11 |
| Papua Barat | Manokwari | Maluku & Papua | 250 | 42.000 | 10 |
| Riau | Pekanbaru | Sumatera | 690 | 118.000 | 34 |
| Sulawesi Barat | Mamuju | Sulawesi | 230 | 39.000 | 8 |
| Sulawesi Selatan | Makassar | Sulawesi | 980 | 176.000 | 36 |
| Sulawesi Tengah | Palu | Sulawesi | 520 | 84.000 | 17 |
| Sulawesi Tenggara | Kendari | Sulawesi | 380 | 66.000 | 15 |
| Sulawesi Utara | Manado | Sulawesi | 430 | 78.000 | 18 |
| Sumatera Barat | Padang | Sumatera | 760 | 132.000 | 28 |
| Sumatera Selatan | Palembang | Sumatera | 980 | 175.000 | 41 |
| Sumatera Utara | Medan | Sumatera | 1.240 | 210.000 | 52 |
| Total 34 provinsi | 26.200 | 4.622.000 | 1.079 |
Silakan mengutip tabel ini dengan menyebutkan sumbernya: Kopdes Merah Putih, halaman Pusat Data (koperasimerahputih.org/pusat-data).
Ringkasan aturan yang paling sering dirujuk saat mendirikan dan mengelola koperasi desa.
Landasan utama koperasi di Indonesia: keanggotaan, modal, pengurus dan pengawas, serta pembagian sisa hasil usaha.
Memberi desa kewenangan mengelola usaha ekonomi warga, termasuk mendirikan koperasi sebagai badan usaha bersama.
Dasar program pembentukan koperasi desa dan kelurahan di seluruh Indonesia, termasuk pendampingan dan dukungan pembiayaannya.
Aturan pelaksanaan mengenai tata kelola, laporan berkala, dan pembinaan koperasi oleh dinas di tingkat kabupaten/kota dan provinsi.
Rujukan di atas bersifat ringkas untuk mempermudah orientasi, bukan salinan resmi. Untuk keperluan resmi, gunakan teks lengkap terbaru dari Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum atau dinas koperasi setempat.
Tiga dokumen dasar yang bisa langsung disalin atau diunduh, lalu disesuaikan dengan kondisi desa Anda.
Susunan pasal demi pasal untuk koperasi desa, mulai dari nama, keanggotaan, modal, unit usaha, sampai pembagian sisa hasil usaha. Sesuaikan bagian bertitik-titik dengan kondisi desa Anda.
KERANGKA ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA KOPERASI DESA .............................. Kerangka contoh. Sesuaikan nama, alamat, dan angka dengan kondisi desa Anda. BAB I NAMA, KEDUDUKAN, DAN LANDASAN Pasal 1 Nama Koperasi ini bernama Koperasi Desa ............, selanjutnya disebut Koperasi. Pasal 2 Kedudukan Koperasi berkedudukan di Desa ............, Kecamatan ............, Kabupaten ............, Provinsi ............ Pasal 3 Landasan Koperasi berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, serta berasas kekeluargaan dan gotong royong. BAB II PRINSIP DAN TUJUAN Pasal 4 Prinsip a. Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka bagi warga desa. b. Pengelolaan dilakukan secara demokratis, satu anggota satu suara. c. Pembagian sisa hasil usaha dilakukan adil sebanding jasa anggota. d. Kemandirian, pendidikan perkoperasian, dan kerja sama antar koperasi. Pasal 5 Tujuan Memajukan kesejahteraan anggota pada khususnya dan warga desa pada umumnya, serta ikut membangun perekonomian desa yang berdaya dan mandiri. BAB III KEANGGOTAAN Pasal 6 Syarat Keanggotaan Warga desa yang mampu melakukan tindakan hukum, menyetujui anggaran dasar, dan bersedia memenuhi kewajiban sebagai anggota. Pasal 7 Simpanan Pokok dan Simpanan Wajib Simpanan pokok dibayar sekali saat mendaftar sebesar Rp ............ Simpanan wajib dibayar setiap bulan sebesar Rp ............ Pasal 8 Berakhirnya Keanggotaan Meninggal dunia, mengundurkan diri, atau diberhentikan menurut keputusan rapat anggota. BAB IV ORGANISASI Pasal 9 Perangkat Organisasi a. Rapat Anggota sebagai pemegang kekuasaan tertinggi. b. Pengurus, dipilih dan bertanggung jawab kepada rapat anggota. c. Pengawas, dipilih dan bertanggung jawab kepada rapat anggota. Pasal 10 Masa Jabatan Pengurus dan pengawas menjabat selama ...... tahun dan dapat dipilih kembali. BAB V MODAL DAN UNIT USAHA Pasal 11 Modal Modal terdiri dari simpanan pokok, simpanan wajib, simpanan sukarela, hibah, dan modal pinjaman yang tidak memberatkan anggota. Pasal 12 Unit Usaha a. Unit simpan pinjam. b. Unit penyediaan kebutuhan pokok dan sarana produksi. c. Unit pemasaran hasil bumi anggota. BAB VI SISA HASIL USAHA Pasal 13 Pembagian SHU Sisa hasil usaha dibagi menurut keputusan rapat anggota, dengan peruntukan cadangan koperasi, bagian anggota sebanding jasa, dana pendidikan, serta dana sosial dan pembangunan desa. BAB VII LAPORAN DAN PENGAWASAN Pasal 14 Laporan Pengurus menyusun laporan keuangan setiap bulan dan laporan tahunan untuk disampaikan dalam rapat anggota. BAB VIII PERUBAHAN DAN PEMBUBARAN Pasal 15 Perubahan anggaran dasar dan pembubaran hanya dapat dilakukan melalui rapat anggota yang khusus diadakan untuk itu. Catatan: untuk pengesahan badan hukum, gunakan format terbaru dari Dinas Koperasi setempat atau notaris pembuat akta koperasi.
Susunan laporan sederhana yang bisa diisi bendahara setiap bulan: buku kas, rekapitulasi simpanan anggota, perhitungan sisa hasil usaha, dan lembar pengesahan.
FORMAT LAPORAN KEUANGAN BULANAN KOPERASI Bulan ............ Tahun ...... A. BUKU KAS Tanggal | Uraian | Masuk (Rp) | Keluar (Rp) | Saldo (Rp) Saldo awal bulan ................. ............ Total penerimaan bulan ini ........ ............ Total pengeluaran bulan ini ....... ............ Saldo akhir bulan ................. ............ Catatan: setiap transaksi wajib memiliki bukti kas atau kuitansi bernomor. B. REKAPITULASI SIMPANAN ANGGOTA Jenis Simpanan Jumlah Anggota Total (Rp) Simpanan Pokok ............ ............ Simpanan Wajib ............ ............ Simpanan Sukarela ............ ............ Total ............ ............ C. PERHITUNGAN SISA HASIL USAHA Pendapatan usaha ................... ............ Pendapatan lain-lain ............... ............ Jumlah pendapatan .................. ............ Beban usaha dan operasional ........ (............) SHU sebelum pajak .................. ............ Pajak .............................. (............) SHU setelah pajak .................. ............ D. PEMBAGIAN SHU Cadangan koperasi .................. ...... % Bagian anggota sebanding jasa ...... ...... % Dana pendidikan .................... ...... % Dana sosial dan pembangunan desa ... ...... % Total .............................. 100 % E. CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 1. Kebijakan pencatatan yang dipakai (kas atau akrual). 2. Daftar piutang dan pinjaman anggota yang perlu perhatian. 3. Kejadian penting: barang rusak, selisih kas, atau perubahan harga. F. PENGESAHAN Dibuat oleh Bendahara .............. Tanggal ............ Diperiksa oleh Pengawas ............ Tanggal ............ Disetujui oleh Ketua ............... Tanggal ............
Daftar dokumen yang perlu disiapkan sebelum mengurus akta pendirian dan pengesahan badan hukum koperasi, disusun per tahap agar tidak ada yang terlewat.
DAFTAR DOKUMEN PENDIRIAN KOPERASI Ceklis persiapan sebelum mengurus akta pendirian dan pengesahan badan hukum. TAHAP 1 PERSIAPAN WARGA [ ] Daftar nama pendiri sesuai ketentuan jumlah minimal yang berlaku di daerah. [ ] Kesepakatan nama koperasi, dipastikan tidak sama dengan koperasi lain. [ ] Kesepakatan alamat sekretariat dan domisili di wilayah desa. [ ] Rancangan anggaran dasar yang sudah dibahas bersama para pendiri. [ ] Kesepakatan besaran simpanan pokok dan simpanan wajib. TAHAP 2 RAPAT PENDIRIAN [ ] Undangan rapat kepada seluruh pendiri. [ ] Daftar hadir pendiri yang ditandatangani. [ ] Notulen rapat yang memuat susunan pengurus dan pengawas terpilih. [ ] Berita acara rapat pendirian. TAHAP 3 AKTA DAN BADAN HUKUM [ ] Permohonan akta pendirian kepada notaris pembuat akta koperasi. [ ] Surat keterangan domisili dari pemerintah desa. [ ] Bukti penyetoran simpanan pokok anggota pendiri. [ ] Permohonan pengesahan badan hukum koperasi. TAHAP 4 SETELAH SAH [ ] NPWP koperasi dan pendaftaran kewajiban perpajakan. [ ] Rekening bank atas nama koperasi. [ ] Pembukuan sederhana: buku kas, buku simpanan, buku inventaris. [ ] Papan nama dan nomor induk koperasi. [ ] Laporan berkala ke Dinas Koperasi sesuai jadwal yang ditetapkan. Catatan: urutan dan kelengkapan dokumen dapat berbeda antar daerah. Pastikan dengan Dinas Koperasi kabupaten/kota setempat sebelum mengajukan permohonan.
Tim pusat dapat membantu permintaan data wilayah tertentu, kutipan resmi, maupun pendampingan pendirian koperasi desa.
Kenali misi, nilai, dan perjalanan gerakan Kopdes Merah Putih.
BukaEnam pilar pemberdayaan desa, dari pembiayaan hingga akses pasar.
BukaKabar, edukasi, dan ulasan mingguan seputar koperasi desa.
BukaTelusuri 34 portal provinsi beserta data koperasi daerahnya.
BukaHubungi tim pusat untuk keanggotaan, kemitraan, dan pertanyaan.
BukaDaftarkan koperasi desa Anda untuk bergabung dalam jaringan Nusantara.
BukaData ringkas, identitas merek, dan kontak resmi untuk jurnalis.
Buka